logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell

Saran ahli

Pastikan siku tetap diam dan fokus pada kontraksi otot pergelangan tangan.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berbaring menghadap ke bawah di atas bangku dengan lengan lurus menggantung dan sebuah dumbbell di setiap tangan.
  2. Lakukan hammer curl dengan satu tangan, dengan telapak tangan menghadap tubuh.
  3. Turunkan dumbbell kembali ke posisi awal dengan kendali.
  4. Bergantian tangan dan ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Lacak Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell terutama menargetkan Lengan bawah, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Lengan bawah
Lengan bawah100%
Peralatan
Dumbbell
Dumbbell
Bangku khusus
Bangku khusus
Jenis latihan
Kekuatan
100%Lengan bawah

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell?
Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell terutama menargetkan Lengan bawah. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell cocok untuk pemula?
Ya, Curl Hammer Bergantian Terlentang dengan Dumbbell dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.