logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Berjalan di Treadmill Miring

Saran ahli

Pertahankan postur tubuh yang baik dengan sedikit miring ke depan dari pergelangan kaki, bukan pinggang, untuk memaksimalkan keterlibatan gluteus dan hamstring.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Atur treadmill ke kemiringan sedang.
  2. Mulai berjalan dengan kecepatan yang nyaman, pastikan Anda menggunakan langkah dari tumit hingga jari kaki.
  3. Jauhkan tangan dari pegangan treadmill untuk melibatkan inti tubuh Anda.
  4. Tingkatkan kecepatan atau kemiringan untuk tantangan yang lebih besar.

Lacak Berjalan di Treadmill Miring di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Berjalan di Treadmill Miring terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, dengan mekanik Kardio menggunakan Treadmill. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha depan
Paha depan25%
Hamstring
Hamstring25%
Betis
Betis25%
Bokong
Bokong25%
Peralatan
Treadmill
Treadmill
Jenis latihan
Kardio
25%Paha depan25%Hamstring25%Betis25%Bokong

Panduan Set & Reps

Pemula1 x 15-20min
Menengah1 x 25-35min
Lanjutan1 x 40-60min

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Berjalan di Treadmill Miring?
Berjalan di Treadmill Miring terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Treadmill.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Berjalan di Treadmill Miring?
Untuk pemula, mulai dengan 1 set dari 15-20min. Pengangkat menengah dapat melakukan 1 set dari 25-35min. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 1 set dari 40-60min. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Berjalan di Treadmill Miring cocok untuk pemula?
Ya, Berjalan di Treadmill Miring dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.