logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Angkat Betis Berdiri (di Tangga)

Saran ahli

Pastikan inti tubuh Anda terlibat dan hindari menggunakan momentum untuk mengangkat tumit Anda. Fokus pada gerakan lambat dan terkendali untuk memaksimalkan keterlibatan otot betis.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri di pinggir tangga dengan jari kaki di langkah dan tumit menggantung.
  2. Pegang pegangan tangga untuk keseimbangan jika diperlukan.
  3. Perlahan angkat tumit Anda sejauh mungkin, memeras otot betis Anda di puncak gerakan.
  4. Turunkan tumit Anda di bawah tingkat langkah untuk mendapatkan peregangan penuh di betis Anda.
  5. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Lacak Angkat Betis Berdiri (di Tangga) di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Angkat Betis Berdiri (di Tangga) terutama menargetkan Betis, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Betis
Betis100%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kekuatan
100%Betis

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Angkat Betis Berdiri (di Tangga)?
Angkat Betis Berdiri (di Tangga) terutama menargetkan Betis. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Angkat Betis Berdiri (di Tangga)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Angkat Betis Berdiri (di Tangga) cocok untuk pemula?
Ya, Angkat Betis Berdiri (di Tangga) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.