logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Lunges Terbalik (tendangan kaki)

Saran ahli

Pastikan tubuh tegak dan inti terlibat untuk menjaga keseimbangan dan bentuk yang tepat selama gerakan.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri dengan kaki selebar pinggul.
  2. Melangkah mundur dengan satu kaki dan tekuk lutut hingga membentuk posisi lunges, pastikan lutut depan tetap di atas pergelangan kaki.
  3. Dorong dari tumit kaki depan untuk berdiri dan tendang kaki belakang dengan kontrol.
  4. Kembali ke posisi awal dan ulangi di sisi lain.
  5. Ganti kaki secara bergantian untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Lacak Lunges Terbalik (tendangan kaki) di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Lunges Terbalik (tendangan kaki) terutama menargetkan Bokong, Paha depan, Hamstring, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bokong
Bokong40%
Paha depan
Paha depan30%
Hamstring
Hamstring30%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kekuatan
40%Bokong30%Paha depan30%Hamstring

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Lunges Terbalik (tendangan kaki)?
Lunges Terbalik (tendangan kaki) terutama menargetkan Bokong, Paha depan, Hamstring. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Lunges Terbalik (tendangan kaki)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Lunges Terbalik (tendangan kaki) cocok untuk pemula?
Ya, Lunges Terbalik (tendangan kaki) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.