Jalan Samping dengan Resistance Band
Saran ahli
Pastikan pita elastis tetap tegang dan tetap dalam posisi setengah jongkok untuk menjaga ketegangan konstan pada otot gluteus dan otot kaki lateral.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Letakkan pita resistensi tepat di atas lutut dan berdiri dengan kaki selebar bahu.
- Ambil posisi setengah jongkok, dengan menjaga punggung lurus dan inti tubuh terlibat.
- Langkahkan kaki ke samping, diikuti dengan kaki yang lain, menjaga ketegangan pada pita.
- Ambil beberapa langkah ke satu arah, lalu ganti dan berjalan ke arah sebaliknya.
- Ulangi untuk jumlah langkah atau waktu yang diinginkan.
Lacak Jalan Samping dengan Resistance Band di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Jalan Samping dengan Resistance Band terutama menargetkan Bokong, dengan mekanik Kardio menggunakan Resistance band. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Bokong50%
Sekunder


Paha depan30%

Betis20%
Peralatan
Resistance band

Jenis latihan
Kardio
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 2min
Menengah3 x 4min
Lanjutan4 x 5min
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Jalan Samping dengan Resistance Band?
Jalan Samping dengan Resistance Band terutama menargetkan Bokong. Otot sekunder yang terlibat termasuk Paha depan, Betis. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Resistance band.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Jalan Samping dengan Resistance Band?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 2min. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 4min. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 5min. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Jalan Samping dengan Resistance Band cocok untuk pemula?
Ya, Jalan Samping dengan Resistance Band dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.