Squat Satu Kaki dengan Penyangga
Saran ahli
Fokus untuk mempertahankan penyejajaran yang tepat dari lutut dan pergelangan kaki, dan gunakan dukungan dengan ringan untuk memastikan otot kaki Anda yang bekerja.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan satu kaki dengan tangan di dukungan kokoh untuk keseimbangan.
- Turunkan tubuh dengan menekuk lutut dan duduk kembali ke pinggul Anda, sambil mengangkat kaki lainnya.
- Turun sejauh mungkin sambil menjaga keseimbangan dan bentuk yang tepat.
- Dorong melalui tumit kaki berdiri untuk kembali ke posisi awal.
- Selesaikan semua repetisi di satu sisi sebelum beralih ke kaki lainnya.
Lacak Squat Satu Kaki dengan Penyangga di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Squat Satu Kaki dengan Penyangga terutama menargetkan Bokong, Paha depan, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Bokong40%

Paha depan40%
Sekunder

Betis20%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Squat Satu Kaki dengan Penyangga?
Squat Satu Kaki dengan Penyangga terutama menargetkan Bokong, Paha depan. Otot sekunder yang terlibat termasuk Betis. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Squat Satu Kaki dengan Penyangga?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Squat Satu Kaki dengan Penyangga cocok untuk pemula?
Ya, Squat Satu Kaki dengan Penyangga dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.