Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring
Saran ahli
Rilekskan bagian atas tubuh dan bernapaslah dengan dalam untuk memungkinkan regangan secara alami tanpa memaksakan kaki Anda.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berbaringlah dengan punggung Anda lurus dan kedua kaki terentang.
- Bawa satu lutut ke arah dada Anda, pegang dengan kedua tangan.
- Tarik perlahan lutut lebih dekat ke dada Anda untuk merasakan regangan di pinggul dan punggung bagian bawah.
- Tahan regangan selama 20-30 detik, kemudian lepaskan dan ganti kaki.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan di setiap sisi.
Lacak Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Paha depan50%

Hamstring50%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Peregangan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring?
Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring terutama menargetkan Paha depan, Hamstring. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring cocok untuk pemula?
Ya, Regangan Pinggul dengan Tarikan Kaki Berbaring dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.