logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Lunges Rendah (kiri)

Saran ahli

Pastikan lutut depan Anda berada di atas pergelangan kaki dan kaki belakang lurus untuk merasakan peregangan penuh pada fleksor pinggul Anda.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Mulailah dalam posisi berdiri dan langkahkan kaki kanan Anda ke belakang dalam posisi lunges.
  2. Turunkan pinggul Anda hingga paha kiri sejajar dengan lantai dan lutut kanan hampir menyentuh tanah.
  3. Pertahankan tubuh tegak dan tangan Anda di atas lutut kiri atau luruskan tangan ke atas untuk peregangan yang lebih dalam.
  4. Tahan peregangan selama 20-30 detik sebelum berganti sisi.

Lacak Lunges Rendah (kiri) di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Lunges Rendah (kiri) terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha depan
Paha depan25%
Hamstring
Hamstring25%
Betis
Betis25%
Bokong
Bokong25%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Peregangan
25%Paha depan25%Hamstring25%Betis25%Bokong

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Lunges Rendah (kiri)?
Lunges Rendah (kiri) terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Lunges Rendah (kiri)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Lunges Rendah (kiri) cocok untuk pemula?
Ya, Lunges Rendah (kiri) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.