logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Peregangan Hip Flexor Berlutut

Saran ahli

Pastikan tubuh bagian atas Anda tetap tegak dan hindari membungkuk ke depan untuk memastikan peregangan maksimal pada fleksor pinggul.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Mulai dalam posisi berlutut dengan satu kaki di depan Anda, ditekuk pada sudut 90 derajat.
  2. Dorong pinggul Anda ke depan dan ke bawah hingga Anda merasakan peregangan di bagian depan pinggul di sisi yang berlutut.
  3. Tahan peregangan selama 20-30 detik, menjaga punggung lurus dan inti tubuh Anda terlibat.
  4. Kembali ke posisi awal dan ganti kaki.

Lacak Peregangan Hip Flexor Berlutut di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Peregangan Hip Flexor Berlutut terutama menargetkan Bokong, Paha depan, Betis, Hamstring, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bokong
Bokong30%
Paha depan
Paha depan30%
Betis
Betis10%
Hamstring
Hamstring30%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kekuatan
30%Bokong30%Paha depan10%Betis30%Hamstring

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Peregangan Hip Flexor Berlutut?
Peregangan Hip Flexor Berlutut terutama menargetkan Bokong, Paha depan, Betis, Hamstring. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Peregangan Hip Flexor Berlutut?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Peregangan Hip Flexor Berlutut cocok untuk pemula?
Ya, Peregangan Hip Flexor Berlutut dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.