logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl

Saran ahli

Pastikan pinggul Anda tetap sejajar dengan tanah untuk memaksimalkan keterlibatan glute dan mencegah tegang pada bagian bawah punggung.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Mulailah dalam posisi berlutut dengan tangan di bawah bahu dan lutut di bawah pinggul.
  2. Aktifkan inti tubuh Anda dan angkat satu kaki ke belakang Anda, dengan menjaga lutut tetap ditekuk pada sudut 90 derajat.
  3. Squeeze glute Anda di bagian atas gerakan.
  4. Turunkan kaki kembali tanpa menyentuh lutut ke tanah.
  5. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan sebelum beralih ke kaki lain.

Lacak Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl terutama menargetkan Bokong, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bokong
Bokong100%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kekuatan
100%Bokong

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl?
Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl terutama menargetkan Bokong. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl cocok untuk pemula?
Ya, Angkat Kaki Belakang Berlutut dengan Curl dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.