Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up)
Saran ahli
Pastikan pinggul Anda lurus dan tubuh dalam posisi lurus untuk memastikan keterlibatan hamstring yang tepat dan mencegah tegang pada bagian bawah punggung.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Pastikan pergelangan kaki Anda di bawah penahan kaki mesin tarik kabel.
- Berbaring telentang dengan tubuh lurus, tangan bersilang di depan Anda.
- Angkat kaki Anda ke arah pantat Anda, mengontraksi hamstring Anda.
- Perlahan turunkan kaki Anda kembali ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up) di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up) terutama menargetkan Hamstring, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Bangku khusus. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Hamstring30%
Sekunder






Bisep10%

Bahu10%

Betis10%

Dada10%

Paha depan10%

Trisep20%
Peralatan
Bangku khusus

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up)?
Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up) terutama menargetkan Hamstring. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bisep, Bahu, Betis, Dada, Paha depan, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Bangku khusus.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up) cocok untuk pemula?
Ya, Curl Kaki Terbalik (di Mesin Kabel Pull-up) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.