logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Sentuhan Jari Kaki Samping

Saran ahli

Pastikan Anda membungkuk dari pinggang dan tidak memutar tubuh Anda untuk menjaga regangan terfokus pada otot hamstring samping dan otot perut samping.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri dengan kaki lebih lebar dari lebar bahu.
  2. Raih tangan kanan Anda ke arah kaki kiri, membungkuk dari pinggang.
  3. Tahan regangan selama 15-30 detik, merasakannya di sepanjang sisi luar kaki kiri Anda dan otot perut kanan Anda.
  4. Kembali perlahan ke posisi awal dan ulangi di sisi sebaliknya.

Lacak Sentuhan Jari Kaki Samping di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Sentuhan Jari Kaki Samping terutama menargetkan Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Hamstring
Hamstring30%
Betis
Betis20%
Bokong
Bokong25%
Otot perut
Otot perut25%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Peregangan
30%Hamstring20%Betis25%Bokong25%Otot perut

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Sentuhan Jari Kaki Samping?
Sentuhan Jari Kaki Samping terutama menargetkan Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Sentuhan Jari Kaki Samping?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Sentuhan Jari Kaki Samping cocok untuk pemula?
Ya, Sentuhan Jari Kaki Samping dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.