logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Sepeda Udara dengan Resistance Band

Saran ahli

Pastikan ketegangan pada band tetap konsisten dengan tidak membiarkan kaki terlalu dekat dengan tubuh Anda.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berbaring di punggung Anda dengan band resistensi terpasang di lengkungan kaki Anda.
  2. Angkat kaki Anda dan tekuk mereka pada sudut 90 derajat.
  3. Tiru gerakan sepeda dengan memperpanjang satu kaki pada satu waktu.
  4. Ganti kaki secara halus dan terkendali.
  5. Lanjutkan untuk durasi atau jumlah repetisi yang diinginkan.

Lacak Sepeda Udara dengan Resistance Band di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Sepeda Udara dengan Resistance Band terutama menargetkan Otot perut, Paha depan, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Resistance band. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Otot perut
Otot perut40%
Paha depan
Paha depan40%
Sekunder
Bokong
Bokong20%
Peralatan
Resistance band
Resistance band
Jenis latihan
Kekuatan
40%Otot perut40%Paha depan20%Bokong

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Sepeda Udara dengan Resistance Band?
Sepeda Udara dengan Resistance Band terutama menargetkan Otot perut, Paha depan. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bokong. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Resistance band.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Sepeda Udara dengan Resistance Band?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Sepeda Udara dengan Resistance Band cocok untuk pemula?
Ya, Sepeda Udara dengan Resistance Band dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.