Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2)
Saran ahli
Pastikan siku Anda tetap dekat dengan tubuh dan hindari mengayunkan dumbbell; gerakan harus terkendali dan berasal dari biceps.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan kaki selebar bahu, memegang dumbbell di setiap tangan dengan lengan sepenuhnya terentang dan telapak tangan menghadap ke depan.
- Keriting beban sambil menjaga lengan atas tetap diam, hembuskan nafas saat melakukan bagian gerakan ini.
- Lanjutkan keriting hingga dumbbell berada pada tingkat bahu.
- Tahan posisi yang dikerut selama satu detik, kemudian hirup nafas dan perlahan turunkan dumbbell kembali ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2) di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2) terutama menargetkan Bisep, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Bisep100%
Peralatan
Dumbbell

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2)?
Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2) terutama menargetkan Bisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2) cocok untuk pemula?
Ya, Inner Biceps Curl Berdiri dengan Dumbbell (V2) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.