Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2)
Saran ahli
Pastikan siku Anda tetap diam dan dekat dengan tubuh untuk mengisolasi otot bicep secara efektif.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Pasang pegangan tunggal ke mesin kabel puli rendah.
- Berdiri menghadap mesin dengan kaki selebar bahu.
- Pegang pegangan dengan satu tangan dengan cengkeraman bawah (telapak tangan menghadap ke atas).
- Pastikan siku Anda dekat dengan tubuh dan tekuk pegangan ke arah bahu.
- Tekan otot bicep Anda di bagian atas gerakan, kemudian perlahan turunkan pegangan kembali ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan sebelum berganti tangan.
Lacak Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2) di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2) terutama menargetkan Bisep, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Kabel. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Bisep80%
Sekunder

Lengan bawah20%
Peralatan
Kabel

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2)?
Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2) terutama menargetkan Bisep. Otot sekunder yang terlibat termasuk Lengan bawah. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Kabel.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2) cocok untuk pemula?
Ya, Curl Biceps Satu Tangan dengan Kabel (V2) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.