Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas)
Saran ahli
Bergerak perlahan-lahan ke dalam peregangan dan fokus pada pernapasan dalam-dalam untuk membiarkan otot-otot Anda rileks dan mendapatkan manfaat terbesar dari peregangan.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Duduk di atas bola stabilitas dengan kaki rata di lantai.
- Perlahan-lahan berjalan ke depan saat Anda membiarkan punggung Anda berbaring rata di atas bola.
- Regangkan tangan Anda ke atas dan biarkan punggung Anda melengkung dengan lembut di atas bola.
- Tahan peregangan selama 20-30 detik, bernapas dalam-dalam.
- Berjalan mundur ke arah bola dan duduk untuk melepaskan peregangan.
Lacak Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas) di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas) terutama menargetkan Otot perut, Lat, dengan mekanik Peregangan menggunakan Bola stabilitas. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Otot perut90%

Lat10%
Peralatan
Bola stabilitas

Jenis latihan
Peregangan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas)?
Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas) terutama menargetkan Otot perut, Lat. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Bola stabilitas.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas) cocok untuk pemula?
Ya, Peregangan Tulang Belakang (dengan bola stabilitas) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.