Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel
Saran ahli
Pastikan tubuh bagian atas tetap stabil dan fokus untuk menarik bahu Anda bersama-sama untuk efektif menargetkan deltoid belakang.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berlutut di depan mesin kabel dengan lampiran tali pada ketinggian dada bagian atas.
- Pegang tali dengan kedua tangan dan tarik ke arah wajah Anda, membuka siku ke samping.
- Tekan bahu Anda bersama-sama pada akhir gerakan.
- Perlahan-lahan luruskan tangan kembali ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel terutama menargetkan Bahu, Lat, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Kabel. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Bahu50%

Lat30%
Sekunder



Bisep10%

Lengan bawah5%

Trapesium5%
Peralatan
Kabel

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel?
Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel terutama menargetkan Bahu, Lat. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bisep, Lengan bawah, Trapesium. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Kabel.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel cocok untuk pemula?
Ya, Row Delt Belakang Berlutut dengan Tali Kabel dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.