logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Barbell Pause Deadlift

Saran ahli

Fokuslah untuk menjaga punggung lurus dan melibatkan otot lats untuk mencegah punggung melengkung saat mengangkat.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri dengan kaki selebar pinggul, dengan barbel di atas tali sepatumu.
  2. Tekuk pinggul dan lutut, dan pegang barbel dengan tangan selebar bahu.
  3. Angkat barbel dengan memperpanjang pinggul dan lutut ke posisi berdiri.
  4. Berhenti sejenak di posisi puncak selama dua hitungan, sambil mengepalkan pantat.
  5. Turunkan barbel kembali ke tanah dengan terkendali.
  6. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Lacak Barbell Pause Deadlift di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Barbell Pause Deadlift terutama menargetkan Lat, Bokong, Paha depan, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Barbel. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Lat
Lat30%
Bokong
Bokong30%
Paha depan
Paha depan20%
Sekunder
Betis
Betis10%
Hamstring
Hamstring10%
Peralatan
Barbel
Barbel
Jenis latihan
Kekuatan
30%Lat30%Bokong20%Paha depan10%Betis10%Hamstring

Panduan Set & Reps

Pemula2 x 10-12
Menengah3 x 8-10
Lanjutan4 x 6-8

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Barbell Pause Deadlift?
Barbell Pause Deadlift terutama menargetkan Lat, Bokong, Paha depan. Otot sekunder yang terlibat termasuk Betis, Hamstring. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Barbel.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Barbell Pause Deadlift?
Untuk pemula, mulai dengan 2 set dari 10-12. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 8-10. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 6-8. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Barbell Pause Deadlift cocok untuk pemula?
Barbell Pause Deadlift dinilai sebagai latihan tingkat lanjut dan paling cocok untuk pengangkat berpengalaman. Pemula harus membangun kekuatan dasar dengan gerakan yang lebih sederhana terlebih dahulu sebelum mencoba latihan ini.