Jalan Pendaki Gunung
Saran ahli
Pertahankan posisi plank yang kuat sepanjang latihan untuk melibatkan inti tubuh Anda dan menghindari pinggul kendur, yang dapat menimbulkan tekanan berlebih pada bagian bawah punggung Anda.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Mulai dalam posisi plank dengan tangan Anda langsung di bawah bahu Anda.
- Bawa lutut kanan Anda ke arah dada Anda, lalu kembalikan ke posisi awal.
- Lanjutkan dengan membawa lutut kiri Anda ke arah dada Anda, lalu kembalikan ke posisi awal.
- Teruskan dengan mengganti kaki dalam gerakan 'berjalan', menjaga gerakan Anda terkendali.
Lacak Jalan Pendaki Gunung di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Jalan Pendaki Gunung terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut, dengan mekanik Kardio menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama





Paha depan20%

Hamstring20%

Betis20%

Bokong20%

Otot perut20%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kardio
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Jalan Pendaki Gunung?
Jalan Pendaki Gunung terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Jalan Pendaki Gunung?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Jalan Pendaki Gunung cocok untuk pemula?
Ya, Jalan Pendaki Gunung dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.