Dumbbell Squat ke Overhead Press
Saran ahli
Pastikan bentuk squats yang benar dengan menjaga dada Anda tegak dan lutut melacak di atas jari-jari kaki untuk menghindari cedera.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan kaki selebar bahu, memegang dumbbells pada tinggi bahu dengan telapak tangan saling menghadap.
- Turunkan ke posisi squat dengan menekuk lutut dan mendorong pinggul Anda ke belakang.
- Saat Anda kembali berdiri, tekan dumbbells ke atas kepala, memperpanjang sepenuhnya lengan Anda.
- Turunkan dumbbells kembali ke tinggi bahu saat Anda turun ke squat berikutnya.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Dumbbell Squat ke Overhead Press di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Dumbbell Squat ke Overhead Press terutama menargetkan Bahu, Bokong, Paha depan, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama



Bahu20%

Bokong20%

Paha depan20%
Sekunder




Dada15%

Otot perut15%

Betis5%

Trisep5%
Peralatan
Dumbbell

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula2 x 10-12
Menengah3 x 8-10
Lanjutan4 x 6-8
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Dumbbell Squat ke Overhead Press?
Dumbbell Squat ke Overhead Press terutama menargetkan Bahu, Bokong, Paha depan. Otot sekunder yang terlibat termasuk Dada, Otot perut, Betis, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Dumbbell Squat ke Overhead Press?
Untuk pemula, mulai dengan 2 set dari 10-12. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 8-10. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 6-8. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Dumbbell Squat ke Overhead Press cocok untuk pemula?
Dumbbell Squat ke Overhead Press dinilai sebagai latihan tingkat lanjut dan paling cocok untuk pengangkat berpengalaman. Pemula harus membangun kekuatan dasar dengan gerakan yang lebih sederhana terlebih dahulu sebelum mencoba latihan ini.