logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Pose Keriting Harimau

Saran ahli

Aktifkan inti tubuh dan otot gluteus sepanjang gerakan untuk menjaga stabilitas dan melindungi bagian bawah punggung.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Mulai dengan posisi tangan dan lutut seperti meja.
  2. Regangkan kaki kanan ke belakang dan rentangkan lengan kiri ke depan.
  3. Bulatkan punggung dan bawa lutut kanan ke siku kiri di bawah tubuh.
  4. Kembali ke posisi awal.
  5. Ulangi sebanyak 8-12 kali, kemudian ganti sisi.

Lacak Pose Keriting Harimau di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Pose Keriting Harimau terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Lat, Otot perut, Trisep, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha depan
Paha depan16%
Hamstring
Hamstring14%
Betis
Betis14%
Bokong
Bokong14%
Lat
Lat14%
Otot perut
Otot perut14%
Trisep
Trisep14%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Peregangan
16%Paha depan14%Hamstring14%Betis14%Bokong14%Lat14%Otot perut14%Trisep

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Pose Keriting Harimau?
Pose Keriting Harimau terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Lat, Otot perut, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Pose Keriting Harimau?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Pose Keriting Harimau cocok untuk pemula?
Ya, Pose Keriting Harimau dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.