Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan
Saran ahli
Pastikan rentang gerak penuh dalam tekanan bahu untuk sepenuhnya mengaktifkan otot bahu.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Duduk di bangku berlapis dengan kaki rata di lantai.
- Regangkan tangan di atas kepala, telapak tangan menghadap ke depan.
- Tekuk siku Anda untuk menurunkan tangan ke arah bahu.
- Tekan tangan Anda kembali sambil secara bersamaan menyentuh jari kaki ke lantai.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Bahu100%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan?
Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan terutama menargetkan Bahu. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan cocok untuk pemula?
Ya, Tekan Bahu Duduk dengan Sentuhan Jari Kaki di Bangku Berbantalan dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.