logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Peregangan Bahu di Belakang Badan

Saran ahli

Jangan memaksa peregangan; lakukan hanya sejauh yang Anda bisa tanpa rasa sakit untuk peregangan yang lembut.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri lurus dengan kaki selebar bahu.
  2. Regangkan kedua tangan di belakang punggung Anda dan pegang pergelangan tangan kiri Anda dengan tangan kanan Anda.
  3. Tarik perlahan tangan kiri Anda ke atas dan melintasi punggung Anda, rasakan peregangan di bahu kiri Anda.
  4. Tahan peregangan selama 15-30 detik, kemudian ganti sisi dan ulangi.

Lacak Peregangan Bahu di Belakang Badan di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Peregangan Bahu di Belakang Badan terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu40%
Sekunder
Lat
Lat20%
Trapesium
Trapesium20%
Trisep
Trisep20%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Peregangan
40%Bahu20%Lat20%Trapesium20%Trisep

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Peregangan Bahu di Belakang Badan?
Peregangan Bahu di Belakang Badan terutama menargetkan Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Lat, Trapesium, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Peregangan Bahu di Belakang Badan?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Peregangan Bahu di Belakang Badan cocok untuk pemula?
Ya, Peregangan Bahu di Belakang Badan dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.