logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Rear Lateral Raise Berbaring

Saran ahli

Jaga gerakan Anda terkendali dan hindari menggunakan momentum. Fokus pada penggunaan otot bahu Anda untuk mengangkat beban, bukan punggung atau lengan Anda.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berbaring telentang di bangku datar dengan tangan Anda menggantung lurus ke bawah dan telapak tangan saling menghadap.
  2. Aktifkan inti Anda dan angkat tangan Anda ke samping, dengan sedikit membengkokkan siku.
  3. Angkat sampai tangan Anda sejajar dengan tanah, lalu perlahan turunkan kembali ke posisi awal.
  4. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Lacak Rear Lateral Raise Berbaring di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Rear Lateral Raise Berbaring terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu67%
Sekunder
Trapesium
Trapesium33%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kekuatan
67%Bahu33%Trapesium

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Rear Lateral Raise Berbaring?
Rear Lateral Raise Berbaring terutama menargetkan Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Trapesium. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Rear Lateral Raise Berbaring?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Rear Lateral Raise Berbaring cocok untuk pemula?
Ya, Rear Lateral Raise Berbaring dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.