Tekan Bengkok dengan Kettlebell
Saran ahli
Aktifkan inti tubuh selama latihan untuk menstabilkan tubuh dan melindungi bagian bawah punggung.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan kaki selebar bahu, memegang kettlebell di satu tangan pada tingkat bahu.
- Condongkan tubuh ke sisi yang berlawanan dari kettlebell sambil mempertahankan lengan lurus di atas kepala.
- Lanjutkan membungkuk ke sisi dan sedikit memutar tubuh sampai kettlebell terkunci di atas kepala.
- Tetap fokus pada kettlebell dan luruskan lengan saat menekan tubuh ke bawah.
- Balikkan gerakan untuk kembali ke posisi awal.
- Ulangi sesuai jumlah pengulangan yang diinginkan sebelum berganti tangan.
Lacak Tekan Bengkok dengan Kettlebell di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Tekan Bengkok dengan Kettlebell terutama menargetkan Bahu, Otot perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Kettlebell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Bahu30%

Otot perut30%
Sekunder



Paha depan15%

Dada15%

Trisep10%
Peralatan
Kettlebell

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Tekan Bengkok dengan Kettlebell?
Tekan Bengkok dengan Kettlebell terutama menargetkan Bahu, Otot perut. Otot sekunder yang terlibat termasuk Paha depan, Dada, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Kettlebell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tekan Bengkok dengan Kettlebell?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tekan Bengkok dengan Kettlebell cocok untuk pemula?
Ya, Tekan Bengkok dengan Kettlebell dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.