Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell
Saran ahli
Pastikan inti tubuh Anda terlibat dan hindari menggunakan momentum untuk mengangkat beban; gerakan harus terkendali dan berasal dari otot bahu Anda.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Duduk di bangku dengan punggung lurus dan kaki terpasang di lantai.
- Pegang dumbbell di setiap tangan dengan telapak tangan menghadap paha Anda.
- Dengan lengan lurus, angkat dumbbell di depan Anda sampai sejajar dengan bahu, menghembuskan nafas saat mengangkat.
- Berhenti sebentar di bagian atas, kemudian perlahan turunkan beban kembali ke posisi awal sambil menghirup nafas.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Bahu60%
Sekunder


Dada20%

Otot perut20%
Peralatan
Dumbbell

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell?
Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell terutama menargetkan Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Dada, Otot perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell cocok untuk pemula?
Ya, Angkat Depan Duduk dengan Dumbbell dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.