logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Dumbbell Front Raise (V2)

Saran ahli

Kendalikan beban sepanjang rentang gerakan dan hindari menggunakan momentum untuk mengangkat dumbbell.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri dengan kaki selebar bahu, memegang sebuah dumbbell di setiap tangan di depan paha Anda.
  2. Dengan sedikit tekukan pada siku-siku Anda, angkat beban di depan Anda sampai sejajar dengan bahu.
  3. Berhenti sebentar di bagian atas, kemudian perlahan-lahan turunkan beban kembali ke posisi awal.
  4. Pertahankan inti tubuh Anda terlibat dan punggung lurus sepanjang gerakan.
  5. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Lacak Dumbbell Front Raise (V2) di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Dumbbell Front Raise (V2) terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu60%
Sekunder
Dada
Dada20%
Otot perut
Otot perut20%
Peralatan
Dumbbell
Dumbbell
Jenis latihan
Kekuatan
60%Bahu20%Dada20%Otot perut

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Dumbbell Front Raise (V2)?
Dumbbell Front Raise (V2) terutama menargetkan Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Dada, Otot perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Dumbbell Front Raise (V2)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Dumbbell Front Raise (V2) cocok untuk pemula?
Ya, Dumbbell Front Raise (V2) dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.