Curl Dumbbell ke Press
Saran ahli
Lakukan gerakan secara terkendali, fokus pada kontraksi biceps selama curl dan bahu selama press.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan kaki selebar bahu, memegang dumbbell di setiap tangan sejauh lengan.
- Keritingkan dumbbell menuju bahu Anda, menjaga siku Anda dekat dengan tubuh.
- Setelah dumbbell berada pada tingkat bahu, putar pergelangan tangan Anda sehingga telapak tangan menghadap ke depan.
- Tekan dumbbell ke atas sampai lengan Anda sepenuhnya terentang.
- Turunkan dumbbell kembali ke tingkat bahu dan kemudian ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Curl Dumbbell ke Press di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Curl Dumbbell ke Press terutama menargetkan Bisep, Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Bisep20%

Bahu20%
Sekunder




Lengan bawah15%

Dada15%

Otot perut15%

Trisep15%
Peralatan
Dumbbell

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Curl Dumbbell ke Press?
Curl Dumbbell ke Press terutama menargetkan Bisep, Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Lengan bawah, Dada, Otot perut, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Curl Dumbbell ke Press?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Curl Dumbbell ke Press cocok untuk pemula?
Ya, Curl Dumbbell ke Press dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.