logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Pose Yoga Parsva Balasana

Saran ahli

Pastikan napasmu terkontrol dan berirama untuk membantu memperdalam regangan dan menjaga keseimbangan.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Mulailah dengan posisi tangan dan lutut di atas, seperti posisi meja.
  2. Regangkan satu lengan ke samping sambil memasukkan lengan yang lain di bawah tubuh, telapak tangan menghadap ke atas.
  3. Turunkan bahu ke lantai, dan letakkan kepala di atas matras.
  4. Tahan posisi tersebut selama beberapa kali napas, fokus pada regangan yang dalam di bahu dan punggung.
  5. Hat-hati kembali ke posisi awal.
  6. Ulangi di sisi yang lain.

Lacak Pose Yoga Parsva Balasana di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Pose Yoga Parsva Balasana terutama menargetkan Bahu, Lat, Otot perut, Dada, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu25%
Lat
Lat25%
Otot perut
Otot perut25%
Dada
Dada25%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Peregangan
25%Bahu25%Lat25%Otot perut25%Dada

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Pose Yoga Parsva Balasana?
Pose Yoga Parsva Balasana terutama menargetkan Bahu, Lat, Otot perut, Dada. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Pose Yoga Parsva Balasana?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Pose Yoga Parsva Balasana cocok untuk pemula?
Ya, Pose Yoga Parsva Balasana dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.