Pose Anjing Tiga Kaki
Saran ahli
Pastikan bahu Anda menjauh dari telinga Anda dan seimbangkan berat badan Anda antara tangan dan kaki penyangga.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Mulai dalam posisi anjing menghadap ke bawah dengan tangan dan kaki di tanah dan pinggul tinggi.
- Aktifkan inti tubuh Anda dan angkat satu kaki ke atas menuju langit, menjaga pinggul Anda sejajar dengan tanah.
- Tahan posisi tersebut, menjaga kaki yang diangkat lurus dan aktif.
- Pertahankan kaki penyangga lurus atau dengan sedikit tekukan jika diperlukan untuk kenyamanan.
- Tahan beberapa napas, kemudian turunkan kaki Anda kembali ke posisi awal.
- Ulangi dengan kaki lainnya.
Lacak Pose Anjing Tiga Kaki di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Pose Anjing Tiga Kaki terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Bokong, Otot perut, Lat, Bahu, Trisep, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama







Paha depan16%

Hamstring14%

Bokong14%

Otot perut14%

Lat14%

Bahu14%

Trisep14%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Peregangan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Pose Anjing Tiga Kaki?
Pose Anjing Tiga Kaki terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Bokong, Otot perut, Lat, Bahu, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Pose Anjing Tiga Kaki?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Pose Anjing Tiga Kaki cocok untuk pemula?
Ya, Pose Anjing Tiga Kaki dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.