logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri

Saran ahli

Fokus untuk mempertahankan postur tubuh yang kuat dan mengaktifkan inti tubuh untuk mendukung rotasi pinggul dan gerakan lengan.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Berdiri dengan kaki selebar bahu dan tangan lurus ke samping pada tinggi bahu.
  2. Putar pinggul Anda ke satu sisi sambil mengayunkan lengan Anda ke arah yang berlawanan.
  3. Kembali ke tengah dan kemudian putar ke sisi lain, terus melanjutkan ayunan lengan.
  4. Pertahankan gerakan yang lancar dan ulangi untuk jumlah pengulangan atau durasi yang diinginkan.

Lacak Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri terutama menargetkan Bahu, Dada, Otot perut, dengan mekanik Kardio menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu33%
Dada
Dada33%
Otot perut
Otot perut34%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kardio
33%Bahu33%Dada34%Otot perut

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri?
Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri terutama menargetkan Bahu, Dada, Otot perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri cocok untuk pemula?
Ya, Ayunan Lengan dengan Rotasi Pinggul Berdiri dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.