Rowing Punggung Lurus
Saran ahli
Pertahankan tulang belakang lurus dan hindari melengkungkan punggung untuk mencegah cedera.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Duduk di mesin dayung dengan kaki Anda terkunci dan pegang pegangan.
- Dengan punggung lurus, dorong melalui kaki Anda untuk memulai gerakan.
- Sedikit miring ke belakang dan tarik pegangan ke arah tulang rusuk bawah Anda.
- Regangkan lengan Anda dan miringkan ke depan dari pinggul untuk kembali ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan atau waktu yang diinginkan.
Lacak Rowing Punggung Lurus di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Rowing Punggung Lurus terutama menargetkan Paha depan, Bisep, Lengan bawah, Bahu, Betis, Bokong, Hamstring, Lat, Dada, Trapesium, dengan mekanik Kardio menggunakan Mesin khusus. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama










Paha depan10%

Bisep10%

Lengan bawah10%

Bahu10%

Betis10%

Bokong10%

Hamstring10%

Lat10%

Dada10%

Trapesium10%
Peralatan
Mesin khusus

Jenis latihan
Kardio
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 2min
Menengah3 x 4min
Lanjutan4 x 5min
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Rowing Punggung Lurus?
Rowing Punggung Lurus terutama menargetkan Paha depan, Bisep, Lengan bawah, Bahu, Betis, Bokong, Hamstring, Lat, Dada, Trapesium. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Mesin khusus.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Rowing Punggung Lurus?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 2min. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 4min. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 5min. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Rowing Punggung Lurus cocok untuk pemula?
Ya, Rowing Punggung Lurus dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.