Geser Mountain Climber dengan Handuk
Saran ahli
Pertahankan kecepatan yang cepat dan punggung lurus untuk memaksimalkan kinerja kardio dan melibatkan inti tubuh.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Mulai dalam posisi plank tinggi dengan handuk di bawah setiap kaki.
- Geser satu lutut ke depan menuju dada Anda sambil menjaga kaki lainnya lurus.
- Segera tukar kaki dengan cara menggeser kaki yang ditekuk ke belakang dan kaki lurus ke depan.
- Terus bergantian kaki dalam gerakan lari sambil mempertahankan posisi plank yang kuat.
- Lakukan selama durasi atau jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Geser Mountain Climber dengan Handuk di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Geser Mountain Climber dengan Handuk terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut, Bahu, Dada, dengan mekanik Kardio menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama







Paha depan25%

Hamstring25%

Betis10%

Bokong10%

Otot perut10%

Bahu10%

Dada10%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kardio
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Geser Mountain Climber dengan Handuk?
Geser Mountain Climber dengan Handuk terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut, Bahu, Dada. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Geser Mountain Climber dengan Handuk?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Geser Mountain Climber dengan Handuk cocok untuk pemula?
Ya, Geser Mountain Climber dengan Handuk dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.