Push-up Berotasi
Saran ahli
Pastikan tubuh Anda lurus dari kepala hingga tumit dan aktifkan inti tubuh Anda untuk menstabilkan tubuh selama rotasi.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Mulailah dalam posisi push-up standar dengan tangan sedikit lebih lebar dari lebar bahu.
- Turunkan tubuh ke tanah, menjaga siku tetap dekat dengan sisi tubuh.
- Saat Anda mendorong naik, putar tubuh Anda ke kanan, memperpanjang lengan kanan Anda ke arah langit.
- Kembali ke posisi push-up dan ulangi di sisi kiri.
- Bergantian sisi dengan setiap push-up.
Lacak Push-up Berotasi di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Push-up Berotasi terutama menargetkan Dada, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Dada40%
Sekunder




Bisep15%

Lengan bawah15%

Bahu15%

Trisep15%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Push-up Berotasi?
Push-up Berotasi terutama menargetkan Dada. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bisep, Lengan bawah, Bahu, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Push-up Berotasi?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Push-up Berotasi cocok untuk pemula?
Ya, Push-up Berotasi dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.