logoFitAI
LatihanMulai Gratis

Tepuk Bahu Plank

Saran ahli

Pastikan pinggul Anda tetap stabil untuk menghindari bergoyang ke samping, yang akan meningkatkan keterlibatan otot inti Anda.

Langkah-langkah Cara Melakukannya

  1. Mulailah dalam posisi high plank dengan tangan langsung di bawah bahu Anda.
  2. Ketuk bahu kiri Anda dengan tangan kanan Anda sambil menjaga inti tubuh Anda kencang dan mempertahankan posisi plank.
  3. Letakkan tangan kanan Anda kembali ke tanah dan ulangi dengan tangan kiri Anda ke bahu kanan Anda.
  4. Teruskan ketukan bergantian sambil menjaga tubuh Anda dalam posisi lurus.

Lacak Tepuk Bahu Plank di FitAI

Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Tepuk Bahu Plank terutama menargetkan Dada, Otot perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Dada
Dada20%
Otot perut
Otot perut20%
Sekunder
Bahu
Bahu20%
Bokong
Bokong20%
Paha depan
Paha depan20%
Peralatan
Berat badan
Berat badan
Jenis latihan
Kekuatan
20%Dada20%Otot perut20%Bahu20%Bokong20%Paha depan

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Tepuk Bahu Plank?
Tepuk Bahu Plank terutama menargetkan Dada, Otot perut. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bahu, Bokong, Paha depan. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tepuk Bahu Plank?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tepuk Bahu Plank cocok untuk pemula?
Ya, Tepuk Bahu Plank dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.