Ketuk Bahu di Posisi Miring
Saran ahli
Pastikan tubuh Anda lurus dari kepala hingga tumit dan tahan keinginan untuk memutar pinggul saat Anda mengetuk bahu Anda.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Masuk ke posisi plank miring dengan tangan Anda di permukaan yang terangkat, seperti bangku atau tangga.
- Tubuh Anda harus membentuk garis lurus dari bahu hingga pergelangan kaki Anda.
- Angkat satu tangan dan ketuk bahu yang berlawanan, sambil menjaga inti tubuh Anda kencang dan meminimalkan gerakan pinggul.
- Letakkan tangan kembali dan ulangi dengan tangan lain.
- Teruskan mengetuk bahu bergantian untuk jumlah pengulangan atau waktu yang diinginkan.
Lacak Ketuk Bahu di Posisi Miring di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Ketuk Bahu di Posisi Miring terutama menargetkan Dada, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Dada50%
Sekunder



Bisep17%

Lengan bawah17%

Bahu16%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Ketuk Bahu di Posisi Miring?
Ketuk Bahu di Posisi Miring terutama menargetkan Dada. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bisep, Lengan bawah, Bahu. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Ketuk Bahu di Posisi Miring?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Ketuk Bahu di Posisi Miring cocok untuk pemula?
Ya, Ketuk Bahu di Posisi Miring dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.