Push Press dengan Dumbbell
Saran ahli
Gunakan momentum dari kaki Anda untuk membantu mendorong dumbbell ke atas, namun pastikan lengan-lengan yang melakukan sebagian besar pekerjaan untuk memaksimalkan keterlibatan bahu dan trisep.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan kaki selebar bahu dan pegang satu dumbbell di setiap tangan di tinggi bahu.
- Tekuk lutut sedikit untuk memulai gerakan.
- Perpanjang kaki Anda dengan cepat sambil mendorong dumbbell ke atas.
- Kunci lengan Anda di bagian atas dan berhenti sebentar.
- Turunkan dumbbell kembali ke tinggi bahu dengan kendali.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Lacak Push Press dengan Dumbbell di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Push Press dengan Dumbbell terutama menargetkan Paha depan, Bahu, Hamstring, Dada, Otot perut, Betis, Trisep, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbbell. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama







Paha depan20%

Bahu20%

Hamstring10%

Dada10%

Otot perut10%

Betis10%

Trisep20%
Peralatan
Dumbbell

Jenis latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula2 x 10-12
Menengah3 x 8-10
Lanjutan4 x 6-8
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Push Press dengan Dumbbell?
Push Press dengan Dumbbell terutama menargetkan Paha depan, Bahu, Hamstring, Dada, Otot perut, Betis, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbbell.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Push Press dengan Dumbbell?
Untuk pemula, mulai dengan 2 set dari 10-12. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 8-10. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 6-8. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Push Press dengan Dumbbell cocok untuk pemula?
Push Press dengan Dumbbell dinilai sebagai latihan tingkat lanjut dan paling cocok untuk pengangkat berpengalaman. Pemula harus membangun kekuatan dasar dengan gerakan yang lebih sederhana terlebih dahulu sebelum mencoba latihan ini.