Tip Toe Knees Bergantian
Saran ahli
Jaga gerakan Anda ringan dan lincah, fokus pada kualitas gerakan daripada kecepatan untuk meningkatkan koordinasi dan kekuatan betis.
Langkah-langkah Cara Melakukannya
- Berdiri dengan kaki selebar bahu dan tangan di samping.
- Angkat satu lutut ke arah dada sambil naik ke ujung jari kaki kaki yang berlawanan.
- Turunkan lutut yang diangkat dan kaki kembali ke posisi awal.
- Bergantian gerakan dengan lutut dan kaki yang lain, naik ke ujung jari kaki kaki yang berlawanan.
- Terus bergantian secara ritmis, melibatkan inti tubuh untuk menjaga keseimbangan.
Lacak Tip Toe Knees Bergantian di FitAI
Catat set, reps, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi overload progresif bertenaga AI dan umpan balik bentuk — dipersonalisasi untuk riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Tip Toe Knees Bergantian terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut, Bahu, Dada, Trisep, Bisep, dengan mekanik Kardio menggunakan Berat badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama









Paha depan11%

Hamstring11%

Betis11%

Bokong11%

Otot perut11%

Bahu11%

Dada11%

Trisep11%

Bisep12%
Peralatan
Berat badan

Jenis latihan
Kardio
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Tip Toe Knees Bergantian?
Tip Toe Knees Bergantian terutama menargetkan Paha depan, Hamstring, Betis, Bokong, Otot perut, Bahu, Dada, Trisep, Bisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kardio yang dilakukan dengan Berat badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tip Toe Knees Bergantian?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah dapat melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut dapat mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tip Toe Knees Bergantian cocok untuk pemula?
Ya, Tip Toe Knees Bergantian dinilai sebagai latihan yang ramah pemula, menjadikannya titik awal yang baik. Fokus pada penguasaan bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.